Kisah Lucu Soekarno part III "Soekarno, Pohon Sawo dan Seorang Polisi

Sebuah cerita lucu pernah terjadi saat Soekarno dan keluarganya tinggal di Istana Yogyakarta. Istana berhalaman luas dan tampak kehijauan tersebut di tumbuhi beraneka tanaman hias dan pepohonan, tidak ketinggalan pula beraneka pohon buah.

Ketika pohon-pohon itu berubah, Fatmawati sering kali membagi-bagikan buah hasil panen di halamannya kepada masyarakat sekitar.


Kisah Lucu Soekarno Part III "Soekarno, Pohon Sawo dan Seorang Polisi


Soekarno, Pohon Sawo dan Seorang Polisi

Suatu hari, tibalah giliran pohon sawo yang berbuah. Sawo yang berbuah lebat tersebut ternyata mengundang rasa penasaran salah seorang Polisi Pengawal Pribadi Soekarno. Ia pun ingin sekali mencicipi sawo tersebut. Kemudian, polisi itu memanjat pohon sawo tanpa ia ketahui bahwa Soekarno sedang melihat asiknya dari kejauhan. Namun, Soekarno tidak kehabisan akal. Ia berpura-pura tidak mengetahui perbuatan polisi tersebut dan berjalan menuju pohon buah sawo tersebut.

Lalu, dari atas pohon, si polisi menyadari bahwa Soekarno tengah berjalan mendekat ke arahnya. Ia pun membatu, tidak bergerak sedikit pun, guna mengelabui Soekarno yang dikira tidak melihatnya. Setelah mengetahui aksi tersebut, dari bawah pohon, Soekarno berkata sembari menunjuk ke arah si polisi. Dengan nada humor, Soekarno berkata kepada para pengawal lain, "Itu buah sawonya kok bertambah," tandas Soekarno disertai gelak tawa para pengawal yang lain. Pengawal yang masih berada di atas pohon pun ikut tertawa malu-malu.

Kemudian, polisi tersebut meminta maaf kepada Soekarno dengan sedikit ketakutan. Namun, Soekarno justru membalas ketakutannya dengan tertawa dan kembali melucu. "Pindahkan saja pohon ini ke asramamu," kata Soekarno diikuti hujan tawa dari pengawal lainnya.


Dikutip dari : Mati Katawa Cara politisi
Oleh             : Mahawira Abimanyu

Click to comment