The Art of Life "Meraih Sukses dari Kegagalan"

Salam sejahtera kami sampaikan  kepada para pengunjung setia berkaspengetahuan.com untuk kali ini kami akan mengupas tuntas tentang "Meraih Sukses dari Kegagalan" yang bertema kutipan ilmiah yang kebetulan kami kutip dari buku yang cukup terkenal yaitu The Art Of  Life, yang ditulis oleh Dewi Indra. Langsung aja yu kita langsung ke topik pembahasannya :) Baca sampai tuntas yaa hehe

Berapa orang dari kita yang pernah memikirkan sungguh-sungguh arti kehidupan ini? Meskipun kita menjalani hidup kita masing-masing, banyak dari kita yang mempertanyakan apakah arti kehidupan ini. Kita perlu menyisihkan waktu untuk memikirkan hal ini dengan serius. Kecuali kita benar-benar memahami kehidupan kita saat ini dan bagaimana kita menjalaninya, kita tidak bisa mengubahnya sesuai dengan keinginan kita. Terdapat pandangan-pandangan kehidupan yang berbeda di mana orang-orang akan melihat kehidupan berdasarkan pendidikan, pemahaman, dan pengalaman pribadi mereka.

The Art of Life "Meraih Sukses dari Kegagalan"
Falimmustikasari.com


Banyak dari kita tidak memahami bagaimana menjalani kehidupan dan meraih kesuksesan. Menjalani kehidupan sama seperti mengendarai sepeda kayuh. Sekali kita mengayuh, mengendalikan stang, mengontrol rem, dan menguasai sepeda, hidup akan berjalan dengan baik. Kita tidak akan terpeleset, terjatuh di turunan, atau mungkin tidak menabrak sesuatu. Tapi benarkah, hidup hanya seperti itu? Pernahkah terbesit keinginan kita untuk dapat mengendarai sepeda kayuh seperti para pengendara sepeda profesional yang dengan lincah melakukan manuver dengan sepeda? Atau bahkan melompati rintangan yang cukup banyak?

Sama seperti mengayuh sepeda, menjalani hidup memiliki seni tersendiri. Seni menjalani hidup adalah bagaimana menjalani hidup dalam keadaan tersulit dalam hidup dan bagaimana mengubah hidup agar sesuai dengan yang kita inginkan. Seni menjalani hidup bukan hanya seni menikmati kenyamanan tetapi kekuatan bertahan dalam tantangan terberat. Seni menjalani hidup bukan hanya seni menikmati perubahan-perubahan bak, tetapi juga menjaga keteguhan menghadapi karena masalah, tantangan dan pergumulan merupakan bagian yang sama dalam hidup seperti halnya kesenangan, keberuntungan dan kenyamanan.

Seni menjalani hidup adalah juga tentang bagaimana mengolah pengalaman buruk, kekurangan, bahkan situasi yang buruk menjadi kekuatan kita mengubah hidup menjadi lebih baik, lebih bahagia, dan lebih sukses. Seperti yang dikatakan motivator, pendidik, sekaligus novelis, Jhon W. Gardner namanya.

Life Is The Art Of  Drawing Without An Eraser

Bagi Gardner, kehidupan adalah seni tanpa kita dapat menghapus apa pun yang sudah terjadi dalam hidup kita, terutama kesalahan dan pengalaman buruk. Karena tidak dapat dihapus itulah, menjalani kehidupan harus memiliki banyak pertimbangan untuk menghindari kesalahan. Sayangnya, meskipun kita telah meminimalisasi kesalahan sesedikit mungkin dan menjalani kehidupan sehati-hati mungkin, justru kita sering kali mengalami kekacauan yang disebabkan oleh orang lain. Jika sudah seperti ini, apa yang harus kita lakukan?

Sayangnya, hidup tidak seperti ilmu eksakata yang memiliki rumusan baku tentang bagaimana menjalani kehidupan yang kita miliki. Masing-masing orang berhak membuat rumusannya sendiri tentang bagaimana menjalani kehidupan miliknya. Meski begitu, sama seperti seni lain yang merupakan hasil cipta karya dan karsa manusia, kita dapat belajar dari kehidupan orang-orang sukses dan bijak yang telah berhasil melewati badai dalam hidupnya.

Penulis telah melakukan observasi dan penelusuran bagaimana orang-orang sukses menciptakan seni kehidupan mereka masing-masing. Misalnya, Jack Ma pendiri Alibaba itu mengatakan, kegagalan adalah bagian dari hidupnya. Setelah ia jatuh bangun mendirikan Alibaba, ia memiliki rumusan seni kehidupannya sendiri. Lelaki kelahiran Tiongkok ini setidaknya memiliki 7 rumusan tentang seni kehidupan menurutnya.

Seperti yang dikutip dari situs www.cerpen.co.id, Jack Ma mengatakan, saat miskin, kurangi waktumu di rumah dan perbanyaklah kegiatanmu di luar rumah. Mengapa? Bagi Jack Ma, saat-saat berada di luar rumah adalah saat-saat membangun dan menjalin hubungan baik dengan orang-orang yang akan membawa pertumbuhan bagi Anda.

Gimana kawan mantap bukan uraian diatas,tetapi tidak menutup kemungkinan ada kesalahan teori ataupun penulisan dari berkaspengetahuan.com sendiri, untuk itu kami mohon agar berkomentar untuk segera kami perbaiki, guna kemaslahatan kita bersama. Terimakasih

Click to comment